Kamis, 18 November 2010

PAKAR: Jadikan kelapa sawit sebagai sumber kemakmuran rakyat

Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Erliza Hambali, mengatakan, kelapa sawit menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

"Kelapa sawit kini telah menjadi sumber kehidupan bagi sebagian rakyat Indonesia," kata Prof Dr Erliza Hambali MSi di Bogor, Minggu.

Prof Erliza Hambali merujuk pada data kepemilikan lahan kelapa sawit nasional yang umumnya dikuasai oleh kalangan swasta dan rakyat.

Berdasarkan data yang dilansir Direktorat Perkebunan, Kementrian Pertanian tahun 2009, dari total luas lahan kelapa sawit nasional yang mencapai 7,5 juta hektare, sebagian besar dikuasai perusahaan perkebunan swasta dan rakyat.

Lahan perkebunan besar swasta mencapai 3,88 juta hektare atau menguasai sekitar 52 persen dari total luas lahan kelapa sawit nasional.

Perkebunan rakyat memberikan kontribusi sebesar tiga juta hektare atau setara dengan 40 persen dari total lahan kelapa sawit Indonesia.

Prof Erliza melanjutkan, dari 7,5 juta hektare lahan sawit nasional, pemerintah hanya menguasai 0,6 juta hektare atau delapan persen dari total lahan sawit nasional.

"Penguasaan lahan kelapa sawit oleh rakyat mengindikasikan banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada komoditas ini," ungkap Prof Erliza.

Ia menambahkan, rata-rata pertumbuhan lahan kelapa sawit di Indonesia per tahun mencapai 6,2 persen.

Provinsi Riau merupakan daerah yang memiliki lahan kelapa sawit terluas di Indonesia yaitu seluas 1,69 juta hektare atau 22,7 persen, sedangkan Sumatera Utara seluas 1,05 juta hektare atau 13,8 persen.

Daerah berikutnya yang memberikan kontribusi besar yaitu Kalimantan Tengah seluas 871 ribu hektare atau 11,8 persen, dan Sumatera Selatan dengan luas lahan mencapai 708 ribu hektare atau 9,3 persen.

Sumber : antaranews.com - Senin, 18 Oktober
Dikutip dari : id.yahoonews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar