Kamis, 25 November 2010

Agroindustri Pengolahan Abon Daging Keluwih

Buah keluwih
Abon adalah sejenis makanan kering berbentuk serpihan, dibuat dari daging yang diberi bumbu kemudian digoreng. Pembuatan abon keluwih sangat membutuhkan keterampilan tangan, terutama dalam hal meremah keluwih yang berbentuk seperti nangka sampai halus menjadi abon. Secara keseluruhan pembuatannya cukup sederhana sehingga memungkinkan setiap orang dapat melakukannya.

Bahan :
  • Daging sapi atau kerbau 1 kg
  • Keluwih muda 4 butir
  • Kelapa 2-3 butir
  • Minyak goreng 5 ons (2 gelas)
  • Bawang merah 1 ½ ons
  • Bawang putih ½ ons
  • Asam jawa secukupnya
  • Lengkuas secukupnya
  • Serai secukupnya
  • Ketumbar 2 sendok makan
  • Gula merah 3 ½ ons
  • Bawang goreng secukupnya
  • Garam 2 ons
  • Kemiri (bila perlu) 1 ons
  • Daun pepaya atau parutan nenas secukupnya
Alat :
  • Penggorengan
  • Sendok dan garpu
  • Kain saring atau ayakan seng
  • Pisau
  • Panci
  • Kompor
  • Parutan Kelapa
  • Alas perajang (talenan)
  • Alat penghancur bumbu (cobek dan ulekan)
  • Baskom plastik

Gambar daging bagian punuk sapi

Cara Pengolahan :
  1. Pilih daging yang lunak dan tidak banyak mengandung lemak serta serat. Daging bagian punuk, dan paha sangat cocok sebagai bahan pembuatan abon;
  2. Cuci bersih dan bungkus dengan daun pepaya sampai seluruh permukaan daging tertutup. Diamkan selama kurang lebih 1 jam sampai daging menjadi lebih lunak. Setelah itu bungkus dibuka. Dapat juga dilakukan dengan jalan melumuri dengan parutan nenas, dan diamkan selama sekitar 1 jam, kemudian cuci;
  3. Kupas keluwih, cuci bersih, potong kecil-kecil, lalu buang bijinya;
  4. Rebus daging, keluwih, salam, lengkuas, dan serai sampai lunak;
  5. Angkat daging dan keluwih, tiriskan kemudian remah-remah sampai membentuk hancuran yang berserat-serat;
  6. Parut kelapa, ambil santan kentalnya sebanyak 1 liter. (4 gelas);
  7. Haluskan garam, asam, gula merah, ketumbar, bawang merah, bawang putih kemudian tumis;
  8. Rebus remahan daging, keluwih, santan, dan bumbu bersama-sama sampai santannya habis menguap, kemudian tiriskan;
  9. Goreng dengan minyak panas sambil terus diaduk sampai daging berwarna coklat, kemudian tiriskan;
  10. Peras minyak yang berlebihan dengan kain saring;
  11. Pisahkan abon daging campur keluwih yang telah terbentuk dengan garpu. Setelah itu tambahkan bawang goreng secukupnya, dan aduk sampai rata;
  12. Kemas dalam kantong plastik, gelas, atau kaleng.

Diagram alir proses pengolahan abon daging keluwih


Keuntungan :
  1. Abon yang dikemas plastik dan disimpan dalam ruangan yang terlindung dari sinar matahari akan tahan beberapa bulan tanpa mengalami kerusakan yang berarti.
  2. Abon campur keluwih memiliki rasa enak walaupun pada proses pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet.
  3. Abon campur keluwih dapat meningkatkan nilai ekonomi keluwih walaupun menurunkan harga jual abon.

Kerugian :
  1. Penambahan keluwih dapat menurunkan nilai gizi abon.
  2. Penggunaan daging yang liat, banyak lemak, dan berserat akan menghasilkan abon yang tidak memenuhi standar yang telah ditentukan.

Daftar Pustaka :
  • Astawan, Md. Abon daging campur keluwih. Selera, VIII (12), Desember 1989: 14 – 15
  • Abon. Standar Industri Indonesia (SII) No. 0368-80, 0368-85.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar