Rabu, 02 Februari 2011

JURNAL : Pabrik Biodiesel dari Biji Karet dengan Proses Double Stage Transesterifikasi

ABSTRAK : Persediaan bahan bakar mulai menipis sedangkan kebutuhan energi semakin meningkat. Untuk itu perlu dikembangkan energi alternatif yang terbarukan. Biodiesel merupakan salah satu alternative sumber pengganti minyak diesel yang dibuat melalui reaksi esterifikasi minyak nabati. Perancangan pabrik biodiesel ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah pemanfaatan minyak biji karet dapat dikomersialisasi menjadi biodiesel dalam skala industri di Indonesia.

Proses pembuatan biodiesel ini meliputi lima tahap. Tahap pertama adalah proses pengolahan bahan baku (pretreatment). Tahap kedua adalah proses esterifikasi dengan penambahan metanol dan H2SO4. Tahap ketiga adalah transesterifikasi dengan penambahan katalis NaOH dan metanol, Tahap keempat penghilangan kandungan air menggunakan alat vacuum dryer dan tahap kelima pencucian menggunakan washing coloumn dengan penambahan air untuk mengurangi impuritis, gliserin, sisa sabun dan metanol dengan menggunakan washing column.

Pabrik biodiesel ini beroperasi selama 24 jam per hari dengan masa kerja 330 hari pertahun. Produk utama yang dihasilkan berupa biodiesel. Kapasitas produksi pabrik biodisel adalah 44.000 ton/tahun dengan bahan baku sebanyak 577.377,541 kg biji karet/hari. Bahan pembantu metanol : 79.695,36 kg/hari, NaOH :2.991,42 kg/hari, H3PO4 :198,94 kg/hari, katalis H2SO4 : 676,0721 kg/hari.

Kata kunci: biodiesel, transesterifikasi, biji karet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar