Rabu, 29 Desember 2010

JURNAL: Tingkat Toksisitas Limbah Cair Pulp dan Kertas PT. Blabak Magelang Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan dan Kadar Protein Biji Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L)

ABSTRAK: Kacang merah (Phaseolus vulgaris L) ditumbuhkan pada media limbah cair pulp dan kertas dengan konsentrasi 0%, 1%, 2%, 5%, 10%,15%, 25%, 50% dan 100% dengan tiga kali ulangan. Setelah itu dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap orientasi, tahap uji pendahuluan, dan tahap uji sesungguhnya. Pengamatan dilakukan selama 4 hari untuk menentukan LC 50-96 jamnya. Parameter kualitas air limbah secara fisik yang diamati adalah suhu, warna,dan bau, parameter kimia yang diukur adalah pH, DO,CO2, BOD, alkalinitas (HCO3).

Sedangkan parameter toksisitas adalah jumlah kematian tanaman. Setelah didapatkan nilai dari LC 50-96 jamnya, pertumbuhan tanaman dilanjutkan sampai tiba masa panen. Tingkat toksisitas LC 50-96 jam zat tercemar limbah cair pulp dan kertas terhadap kacang merah (Phaseolus vulgaris L) sebesar 62,78,3%. Perlakuan dengan limbah cair pulp dan kertas pada kadar 1-15% dapat meningkatkan pertumbuhan dan kadar protein biji tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris L) . Kadar protein tertinggi (16,04%) dihasilkan pada perlakuan dengan kadar limbah 15%. Pada kadar 1-15% limbah cair pulp dan kertas dapat digunakan sebagai pupuk cair.

Kata Kunci: toksisitas, limbah air, pertumbuhan, kadar protein, kacang merah
TEKS LENGKAP..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar